Kamis, 09 Mei 2019

102 orang datangi Puskesmas Lamunti Untuk Berobat Diduga Keracunan Makanan


Rabu 1/5/2018, telah terjadi KLB Diare diduga kercunan makanan setelah menghadiri acara ulang tahun salah satu warga di desa Lamunti Permai. Setelah mendapat laporan setatus KLB dari Puskesmas, Dinkes Kabupaten kapuas langsung melakukan inveatigasi ke lapangan serta mengirimkan satu armada PSC 119 Kes membawa logistik obat dan satu orang dokter, kejadian ini juga mendapat perhatian dari camat Mantangai yang langsung mengunjungi pasien ke Puskesmas dan Tim TRC dari BPBD Kapuas.
Jumblah pasien yang terdata berkunjung ke Puskesmas lamunti sebanyak 102 orang datang dengan keluhan yang sama BAB cair, mual, muntah, pusing serta demam
68 orang mendapatkan Rawat Jalan dan 34 orang diharuskan rawat inap karna mengalami dehidrasi.
Semua pasien dapat ditangani tenaga kesehatan Puskesmas lamunti, setelah hari ke 4 Minggu (5/5/2019) karna tidak ada lagi kedatangan pasien dengan keluhan BAB cair dan semua pasien yang dirawat inap sudah diperbolahkan dokter pulang maka Pimpinam Puskesmas mengumumkan status KLB di hentikan. 

Rabu, 13 Februari 2019

OJT dan Monev PIS-PK di Puskesmas Lamunti


Program Indonesia Sehat (PIS) merupakan satu program dari agenda ke Nawa Cita, yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia. Masyarakat yang kesulitan mendapatkan akses pelayanan kesehatan akan terbantu dengan adanya keaktifan dari Puskesmas yang melakukan kunjungan keluarga, inilah yang dimaksud dari pendekatan keluarga (PK). Seluruh keluarga yang berada di wilayah kerja Puskesmas merupakan target sasaran dari pelaksanaan PIS-PK.

Melihat pentingnya pelaksanaan PIS-PK hari ini Rabu, 13/2/19
Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas menyambangi Puskesmas Lamunti untuk diadakannya Kegiatan OJT (On the Job Training) yang dilakukan oleh ibu Yeristiruyeti SKM, bapak Bodon Jiwandaya SKM dan ibu Sunah, Amd Keb. dengan tujuan pemaparan kembali definisi operasional, serta saling shareing pengalaman dan tips-tips dalam pelaksanaan PIS-PK. 

Kegiatan berjalan denagn lancar di aula Puskesmas Lamunti dan diakhiri dengan kesepakatan bahwa kegiatan PIS-PK harus sudah selesai di laksanakan paling lambat di bulan Oktober 2019.